Ya allah, siapa jodohku?

17437361

 

Judul                  : Ya Allah, Siapa Jodohku?

Penulis               : Ahmad Rifa’I Rifa’an

Penerbit            : PT.Elex Media Komputindo

Tebal                 : 216 halaman

Terbit                : Maret 2013

 

Sinopsis :

Ketika kau telah jatuh cinta pada seseorang, tak ada cara yang lebih agung selain bermunajat pada-Nya, kemudian memanjatkan doa, “Tuhan, jika dia orang yang baik bagi kebaikan agamaku, duniaku, dan akhiratku, tolong segera pertemukan kami dalam bingkai yang halal. Tapi jika dia orang malah meruntuhkan agamaku, melemahkan duniaku, dan menyengsarakan akhiratku, tolong jauhkan hamba darinya dengan cara-Mu.”
Kawan, jangan hanya mementingkan egomu. Anakmu kelak lebih berhak mendapat pendidikan dari seorang ibu yang terbaik, bukan yang tercantik. Anakmu lebih berhak mendapat pengajaran dari ayah yang indah akhlaknya, bukan yang sekadar berlimpah hartanya. Kekasih terbaikmu adalah orang yang membuatmu makin bersemangat mendekat pada-Nya dan membuatmu makin takut bermaksiat pada-Nya.
50 Wasiat dalam buku ini semoga bisa memandumu menjelaskan konsep cinta yang hakiki, mengarahkanmu menemukan kekasih yang sejati, dan mengiringi perjalanan pernikahanmu agar meraih kebahagiaan yang abadi.

Resensi:

Cinta hadir mewarnai kehidupan manusia dalam berbagai bentuknya. Namun terkadang, manusia lupa bagaimana seharusnya menyikapi rasa cinta yang sesuai dengan fitrah dan koridor Islam sebagai agama paripurna.

Buku setebal 216 halaman ini memuat tentang poin-poin penting agar segera didekatkan dengan pintu jodoh yaitu cinta, pacaran, jomblo, taaruf, dan menikah dengan dimensi-dimensi islam yang indah. Intinya, lebih baik jomblo dulu ketimbang pacaran karena sangat berbeda jauh antara pacaran dari sudut pandang islam dan pacaran yang dipahami oleh muda mudi masa kini (sumpah kesindir :p).

Buku ini dituturkan dengan bahasa yang ringan, mengalir, diselingi kalimat-kalimat humor juga quote-quote menarik, hingga sangat cocok untuk segmentasi pembaca awam baik yang berusia remaja maupun dewasa.

Ada quotes yang paling aku suka dari buku ini : “Jika ada orang yang bilang sangat mencintaimu padahal ia suka ninggalin shalat, tak pernah baca Al-qur’an, puasa Ramadhan jarang, segera tinggalkan dia. Tuhannya yang setiap hari mengaruniakan rezeki berlimpah saja tak ia cintai, apalagi dirimu.”-halaman 10

Buku ini sangat cocok dibaca para remaja untuk memahami bagaimana memaknai cinta secara tepat sesuai ajaran Islami, bagi para dewasa muda yang belum menemukan pasangan hidup, juga panduan bagi para orang tua yang berusaha menanamkan konsep islami dalam pergaulan pada anak-anak usia remajanya. Penulis juga sangat fasih dalam memberikan dakwah melalui buku ini, benar-benar murni mengajari bukan menghakimi, benar-benar menasehati bukan merasa paling benar. Gini nih ilmu dakwah yang udah tinggi, justru berbanding terbalik dengan beberapa pendapat yang ilmu dakwahnya belum setinggi beliau. 🙂

Iklan